Warga Miskin Jakarta Meningkat

Jumlah orang miskin di Jakarta meningkat. Tahun ini, sebanyak 640 ribu jiwa atau 70 ribu Kepala Keluarga tergolong masyarakat miskin. ”Jumlah itu lebih besar dibandingkan tahun lalu, 560 ribu jiwa,”kata Asisten Kesejahteraan Masyarakat DKI Jakarta, Rohana Manggala, dalam acara Pembukaan Rakerda dan Pengukuhan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Balai Kota hari ini.

Menurut Rohana, bertambahnya angka kemiskinan karena dipicu oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak tahun 2005. Dampak kenaikan BBM berimbas pada harga kebutuhan sehari-hari, seperti harga beras.

Untuk memberantas kemiskinan, kata Rohana pemerintah telah mengangarkan dana Rp 1,4 triliun. Dananya diambil dari APBD dan APBN, melalui program BOS, BOP dan Gakin (Keluarga Miskin). Selain itu ada juga bantuan dari swasta, lembaga donor dan bank.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berkomitmen menurunkan angka pengangguran sebanyak 2 persen setiap tahun. ”Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara bertahap, dan dibantu oleh berbagai pihak,”kata Fauzi Bowo dalam sambutan acara Rakerda kemiskinan hari ini.

Penanggulangan kemiskinan di DKI Jakarta akan dilakukan dengan 4 pendekatan. Yakni, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesempatan kerja, peningkatan kapasitas kemampuan masyarakat miskin dan pendekatan perlindungan sosial.

Rudy Prasetyo

Advertisements

DANAU TOBA

Danau Toba merupakan salah satu danau terbesar di dunia, dan yang terbesar dan terpopuler di Indonesia. Danau itu seperti lautan yang luasnya lebih kurang 100 km x 30 km. Di tengah danau itu, ada sebuah pulau yang besar, yaitu Pulau Samosir yang berada pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Berdasarkan penelitian dari para peneliti Universitas Teknologi Michigan, Amerika Serikat, di lokasi Danau Toba, pada masa 75.500 tahun yang lalu, pernah terjadi sebuah letusan maha dahsyat yang memusnahkan manusia, hewan dan tumbuhan. Letusan itu memuntahkan bebatuan dan abu vulkanik hingga sejauh 2.000km3. Arah muntahan letusan menimbulkan kegelapan hingga dua minggu lamanya. Dampak dari letusan adalah terbentuknya sebuah kawah gunung berapi yang besar, yang lama-kelamaan kawah tersebut terisi air yang akhirnya terbentuk sebuah danau yang besar, yaitu Danau Toba. Mengenai keberadaan Pulau Samosir, itu terbentuk diakibatkan oleh tekanan magma secara terus-menerus yang belum keluar dari perut bumi.

B. Keistimewaan
Keindahan Danau Toba sangat mengagumkan. Danau itu dikelilingi oleh perbukitan, sehingga suasana di sekitar danau terasa nyaman, udaranya segar dan sejuk. Para pengunjung dapat menikmati keindahannya dengan berenang atau pun menyewa perahu motor, mengitari sekitar danau. Di sore hari, pengunjung dapat menikmati suasana yag lebih hening dengan pemandangan cahaya matahari terbenam yang begitu indah.
Danau yang luas ini memiliki nilai magis dan kosmologis, karena dipercaya sebagai tempat berdiamnya Namborru (tujuh dewi leluhur Suku Batak). Bilamana masyarakat Suku Batak ingin menggelar acara adat di sekitar danau, mereka harus terlebih dahulu memohon izin kepada Namborru. Seperti dalam perayaan Pesta Rakyat Danau Toba yang setiap tahunnya digelar, beberapa ritual dilakukan terlebih dahulu sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.

Di tengah Danau Toba, yaitu di Pulau Samosir terdapat objek wisata alam yang populer, yakni danau di atas danau (Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang); objek wisata sejarah di komplek makam Raja Sidabutar di Desa Tomok; dan wisata arsitektur berupa komplek rumah tradisional Batak Toba Samosir. Di Parapat, para pengunjung yang ingin mengunjungi Pulau Samosir dapat menumpangi angkutan feri yang setiap jamnya berangkat ke Desa Tomok, Samosir.

C. Lokasi
Lokasi Danau Toba berada pada tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Simalungun, Kabupaten Parapat dan kabupaten Ambarita, Sumatera Utara, Indonesia.
D. Akses Menuju Lokasi
Untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung dapat melalui rute Kota Medan-Parapat atau pun melalui rute Medan-Berastagi yang berjarak lebih kurang 176 km dengan waktu tempuh kurang lebih empat jam dengan kendaraan roda dua/ empat.
E. Harga Tiket
Harga tiket masih dalam proses konfirmasi.
F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Tidak sulit mencari penginapan di sekitar lokasi, baik penginapan kelas melati atau pun hotel berbintang. Restoran, kafe dan warung makan juga ada di sekitar lokasi.

Wilayah Perbatasan Udara Indonesia – Timor Leste Kondusif

Makassar (ANTARA News) – Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II, (Marsda) TNI Yushan Sayuti menegaskan, saat ini wilayah perbatasan udara RI – Timor Leste dalam keadaan kondusif dan tidak terjadi gangguan keamanan.

“Kita tidak merasakan adanya ancaman udara di wilayah perbatasan udara Timor Leste dan NTT (Indonesia), dan saya juga tidak melihat kekuatan udara Timor Leste sebagai sebuah ancaman, mereka kan negara yang sedang membangun angkatan bersejatanya dan kekuatan udaranya jauh di bawah kita,” ujar Pangkoopsau II di Kupang, Selasa.

Pangkoopsau II berada di Kupang dalam rangka memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Lanud Eltari, Kupang, dari Letkol Pnb Ferdinan Roring kepada Letkol Pnb Joko Sugeng.

Namun demikian, lanjut Pangkoopsau II yang dikutip Kepala Penerangan Koopsau II, Mayor Sonaji Wibowo, tindakan pengamanan dan pengamatan di wilayah tersebut tetap dilaksanakan oleh TNI AU.

Selain melaksanakan patroli udara, juga dilaksanakan pengamatan oleh radar-radar TNI AU yang ada secara terus menerus.

Pangkoopsau II menyatakan, TNI AU melaksanakan pengamanan wilayah udara perbatasan bila memang sudah ada bentuk nyata ancaman itu dan sampai sekarang belum ada informasi dari intelijen tentang ancaman di perbatasan wilayah udara RI – Timor Leste.

“Kita punya radar yang ada di Buraen, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang secara berkesinambungan melaksanakan pengamatan wilayah udara di kawasan tersebut,” ujar Pangkoopsau II sembari menyatakan kalau Satuan Radar bukan merupakan domain Koopsau II tetapi miliknya Kohanudnas.

Pelaksanaan Sertijab Komandan Lanud Eltari Kupang, berlangsung khidmat. Tampak para pejabat dan unsur Muspida NTT maupun Kota Kupang ikut hadir menyaksikan jalannya upacara Sertijab.

Komandan Lanud Eltari Kupang yang baru, Letkol Pnb Joko Sugeng Suryanto, merupakan Alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1991, sebelumnya bertugas di Komando Pendidikan TNI AU (Kodikau) Jakarta. Sementara letkol Pnb Ferdinan Roring yang alumnus AAU tahun 1990, selanjutnya melaksanakan mutasi ke Mabesau, Jakarta.

Kepada Komandan Lanud Eltari, Pangkoopsau II minta agar senantiasa menyiapkan Lanud Eltari mejadi Lanud yang siap operasional.

Menurut dia, secara geografis, Lanud Eltari memiliki nilai yang strategis, karena berbatasan dengan dua negara tetangga, yaitu Timor Leste dan Australia.

Selain itu, wilayah ini juga menjadi bagian penting dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang sering kali menjadi lalu lintas laut kapal-kapal asing yang melintas menuju maupun dari Australia.

Keberadaan Lanud Eltari yang strategis, menuntut seluruh prajurit Lanud Eltari untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan dalam kondisi siap operasional, kata Pangkoopsau II.

Menyinggung pelaksanaan pemilu Legislatif 2009, Pangkoopsau II menyatakan rasa bangga dan sekaligus berterima kasih kepada Komandan Lanud dan seluruh prajurit dan PNS Lanud Eltari karena Lanud ini mampu membantu menjaga tetap tertib dan amannya pelaksanaan pemilu di wilayah Kupang.(*)

Sumber berita: Antara

Perundingan Linggarjati

Perundingan Linggarjati atau kadang juga disebut Perundingan Linggajati adalah suatu perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan diratifikasi kedua negara pada 25 Maret 1947.

Latar Belakang

Masuknya AFNEI yang diboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan status quo di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda, seperti contohnya Peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia, oleh sebab itu, Sir Archibald Clark Kerr, diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belanda untuk berunding di Hooge Veluwe, namun perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatera dan Madura, namun Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja.

Misi pendahuluan

Pada akhir Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirimkan Lord Killearn ke Indonesia untuk menyelesaikan perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Pada tanggal 7 Oktober 1946 bertempat di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta dibuka perundingan Indonesia-Belanda dengan dipimpin oleh Lord Killearn. Perundingan ini menghasilkan persetujuan gencatan senjata (14 Oktober) dan meratakan jalan ke arah perundingan di Linggarjati yang dimulai tanggal 11 November 1946.

Jalannya perundingan

Dalam perundingan ini, Indonesia diwakili oleh Kabinet Sjahrir III yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir dan tiga anggota: Mohammad Roem, Susanto Tirtoprodjo, dan AK Gani. Belanda diwakili oleh tim yang disebut Komisi Jendral dan dipimpin oleh Schermenhorn dengan anggota Max Van Poll, F de Boer, dan HJ Van Mook. Lord Killearn dari Inggris bertindak sebagai mediator dalam perundingan ini.

Hasil perundingan terdiri dari 17 pasal yang antara lain berisi:

  1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura.
  2. Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
  3. Pihak Belanda dan Indonesia Sepakat membentuk negara RIS.
  4. Dalam bentuk RIS Indonesia harus tergabung dalam Commonwealth /Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala uni.

Pro dan Kontra di kalangan masyarakat Indonesia

Perjanjian Linggarjati menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Indonesia, contohnya beberapa partai seperti Partai Masyumi, PNI, Partai Rakyat Indonesia, dan Partai Rakyat Jelata. Partai-partai tersebut menyatakan bahwa perjanjian itu adalah bukti lemahnya pemerintahan Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan negara Indonesia. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 6/1946, dimana bertujuan menambah anggota Komite Nasional Indonesia Pusat agar pemerintah mendapat suara untuk mendukung perundingan linggarjati.

Pelanggaran Perjanjian

Pelaksanaan hasil perundingan ini tidak berjalan mulus. Pada tanggal 20 Juli 1947, Gubernur Jendral H.J. van Mook akhirnya menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian ini, dan pada tanggal 21 Juli 1947, meletuslah Agresi Militer Belanda I. Hal ini merupakan akibat dari perbedaan penafsiran antara Indonesia dan Belanda.

Indonesia-Timor Leste: SENGKETA PERBATASAN BELUM TUNTAS

Sengketa perbatasan berupa klaim beberapa hektar tanah di perbatasan Republik Indonesia dan Republik Timor Leste belum tuntas hingga kini. Sekretaris Satu Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dili, Timor Leste, Victor Josef Sambuaga yang ditemui di Dili, Selasa malam (1/12), menjelaskan, sengketa perbatasan kedua negara itu di tiga lokasi perbatasan darat. “Yang sempat ramai dibicarakan adalah sengketa di wilayah Citrana di enklave Oekusi. Oekusi adalah wilayah Timor Leste yang berada dalam provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Daerah Citrana seluas lebih dari 120 hektar, termasuk Desa Naktuka, merupakan wilayah delta sungai yang subur untuk pertanian,” kata Sambuaga lagi. Selain itu, wilayah yang masih disengketakan adalah Oben atau Bijael Sunan dan pulau di Sungai Malibaka. Daerah itu berada di perbatasan Kabupaten Belu dan Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Timor Leste. Ketegangan sempat terjadi, kata Sambuaga, karena warga di Naktuka dilarang oleh orang tertentu membuat kartu tanda penduduk (KTP) Republik Indonesia (RI). Patroli perbatasan TNI di sekitar Oben/Bijael Sunan juga pernah didatangi ratusan orang yang bersikap tidak bersahabat. “Kita memang mengupayakan penyelesaian damai sesuai aspirasi masyarakat. Itu sudah disepakati dalam Provisional Agreement tahun 2005 antara Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda (saat itu) dan Menteri Luar Negeri Timor Leste Jose Ramos Horta. Perundingan masih terus dilakukan,” kata Sambuaga. Saat ini ada empat titik perlintasan orang dan barang antara Indonesia dan Timor Leste, yakni di Mota Ain-Batugade, Mota Masin-Salele, Wini-Sakato, serta Napan-Bobometo. Selain itu, masih ada enam pintu perlintasan yang belum dibuka, yakni di Turicain-Tunubibi, Dilomil-Memo, Laktutus-Belulik Leten, Haumeniana-Passabe, Oepuli-Citrana, serta Lakmars. Dalam pantauan Kompas, pintu perlintasan paling ramai terdapat di Mota Ain-Batugade, yang merupakan wilayah Kabupaten Belu, NTT, dan Distrik Bobonaro, Timor Leste. Setiap hari puluhan kendaraan travel dan truk melintasi daerah perbatasan itu. Hubungan dagang Indonesia-Timor Leste berjalan baik selama sepuluh tahun terakhir. Banyak warga negara Republik Indonesia bekerja dan membuka usaha di pelbagai bidang di Timor Leste. Dalam data KBRI Dili tahun 2008 disebutkan, tenaga kerja asal Indonesia menempati urutan pertama dengan 420 orang, yang diikuti Republik Rakyat China sebanyak 127 orang dan Filipina (74 orang). Jose Bello, Pemimpin Redaksi Tempo Semanal, mengatakan, tahun 2009 jumlah tenaga kerja asal China meningkat, mengalahkan tenaga kerja asal Indonesia. Pemerintah China membangun sejumlah megaproyek di Timor Leste.(ONG)

Republik Indonesia

DASAR NEGARA

Pancasila adalah filosofi dasar negara Indonesia yang berasal dari dua kata sansekerta, “panca” artinya lima, dan “sila” artinya dasar. Pancasila terdiri atas lima dasar yang berhubungan dan tidak dapat dipisahkan, adalah :

1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Indonesia merupakan negara demokrasi yang dalam pemerintahannya menganut sistem presidensiil, dan Pancasila ini merupakan jiwa dari demokrasi. Demokrasi yang didasarkan atas lima dasar tersebut dinamakan Demokrasi Pancasila. Dasar negara ini, dinyatakan oleh Presiden Soekarno (Presiden Indonesia yang pertama) dalam Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
POSISI GEOGRAFIS
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai 17.508 pulau. Indonesia terbentang antara 6 derajat garis lintang utara sampai 11 derajat garis lintang selatan, dan dari 97 derajat sampai 141 derajat garis bujur timur serta terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia/Oceania. Posisi strategis ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi.

Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mi l antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Apabila perairan antara pulau-pulau itu digabungkan, maka luas Indonesia menjadi1.9 juta mil persegi,

Lima pulau besar di Indonesia adalah : Sumatera dengan luas 473.606 km persegi, Jawa dengan luas 132.107 km persegi, Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia) dengan luas 539.460 km persegi, Sulawesi dengan luas 189.216 km persegi, dan Papua den gan luas 421.981 km persegi.

SEJARAH GEOLOGI

Pulau-pulau Indonesia terbentuk pada jama n Miocene (12 juta tahun sebelum masehi); Palaeocene ( 70 juta tahun sebelum masehi); Eocene (30 juta tahun sebelum masehi); Oligacene (25 juta tahun sebelum masehi). Sehubungan dengan datangnya orang-orang dari tanah daratan Asia maka Indonesia dipercaya sudah ada pada jaman Pleistocene (4 juta tahun sebelum masehi). Pulau-pulau terbent uk sepanjang garis yang berpengaruh kuat antara perubahan lempengan tektonik Australia dan Pasifik. Lempengan Australia berubah lambat naik kedalam jalan kecil lempeng Pasifik, yang bergerak ke selatan, dan antara garis-garis ini terbentanglah pulau-pulau Indonesia.


Ini membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang paling banyak berubah wilayah geologinya di dunia. Pegunungan-pegunungan yang berada di pulau-pulau Indonesia terdiri lebih dari 400 gunung berapi, dimana 100 diantaranya masih aktif. Indonesia mengalami tiga kali getaran dalam sehari, gempa bumi sedikitnya satu kali dalam sehari dan sedikitnya satu kali letusan gunung berapi dalam setahun.
DEMOGRAFI
Penduduk Indonesia dapat dibagi secara garis besar dalam dua kelompok. Di bagian barat Indonesia penduduknya kebanyakan adalah suku Melayu sementara di timur adalah suku Papua, yang mempunyai akar di kepulauan Melanesia. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak.

Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah Etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke nusantara dengan jalur perdagangan sejak abad ke 8 SM dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 3% populasi etnis Tionghoa. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930-an terakhir kalinya pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.

Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%); Katolik (3%); Hindu (1,8%); Buddha (0,8%); dan lain-lain (0,3%).

Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.

POLITIK

Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) yang terdiri dari dua badan yaitu DPR yang anggota-anggotanya terdiri dari wakil-wakil Partai Politik dan DPD yang anggota-anggotanya mewakili provinsi yang ada di Indonesia. Setiap daerah diwakili oleh 4 orang yang dipilih langsung oleh rakyat di daerahnya masing-masing.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga tertinggi negara. Keanggotaan MPR berubah setelah Amandeman UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah anggota DPR ditambah anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan. Anggota MPR saat ini terdiri dari 550 anggota DPR dan 128 anggota DPD. Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun. Sejak 2004, MPR adalah sebuah parlemen bikameral, setelah terciptanya DPD sebagai kamar kedua.

Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidenstil sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen.

Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung, termasuk pengaturan administrasi para Hakim.


PROVINSI
Indonesia saat ini memiliki 33 provinsi (termasuk 2 Daerah Istimewa (DI) dan satu Daerah Khusus Ibukota (DKI). Kedua DI tersebut adalah Nanggroe Aceh Darussalam dan Daerah Istimewa Yogyakarta sedangkan Daerah Khusus Ibukotanya adalah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebelum tahun 1999, Timor Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi Negara Timor Leste.

Daftar Provinsi di Indonesia
Sumatra
Nanggroe Aceh Darussalam | Sumatera Utara | Sumatera Barat | Bengkulu | Riau | Kepulauan Riau | Jambi | Sumatera Selatan | Lampung | Kepulauan Bangka Belitung
Jawa
Jakarta | Jawa Barat | Banten | Jawa Tengah | DI Yogyakarta | Jawa Timur
Kalimantan
Kalimantan Barat | Kalimantan Tengah | Kalimantan Selatan | Kalimantan Timur
Nusa Tenggara
Bali | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur
Sulawesi
Sulawesi Barat | Sulawesi Utara | Sulawesi Tengah | Sulawesi Selatan | Sulawesi Tenggara | Gorontalo
Kepulauan Maluku dan Papua
Maluku | Maluku Utara | Papua Barat | Papua

EKONOMI
Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu. Ekonominya kini telah lumayan stabil saat ini.

Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah dan karet.

Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara tetangganya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.

Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan korupsi yang merajalela dalam pemerintah.
Bank sentral Indonesia adalah Bank Indonesia.


SENI BUDAYA
Jenis kesenian di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan. Tari Jawa dan Bali yang terkenal, misalnya, berisi aspek-aspek kebudayaan dan mitologi Hindu.

Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatra seperti tari Saman Meusukat dan Tari Seudati dari Nanggroe Aceh Darussalam.

Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Seni pantun, gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaitu perhelatan, pentas seni, dan lain-lain.

Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinan batik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputi Yogyakarta, Solo, dan juga Pekalongan.

Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesia. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupa gamelan dan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya.

Seni musik di Indonesia, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dari Sabang hingga Merauke. Musik tradisional termasuk juga keroncong Jawa dikenali oleh hampir semua rakyat Indonesia, namun yang lebih berkuasa dalam paras lagu di Indonesia yaitu seni lagu modern kemudian Dangdut. Dangdut adalah salah satu musik Indonesia yang sudah merakyat di wilayah Nusantara, yang dipadu dari unsur musik Melayu, India, dan juga musik tradisional Indonesia. Dinamakan Dangdut karena suara musik yang terdengar adalah suara ‘dang’ dan ‘dut’ dan musik Dangdut lebih dikuasai oleh suara gendang dan suling. Lagu-lagu dangdut biasanya didendangkan oleh pedangdut dengan goyangannya yang seronok dan lemah gemulai yang disesuaikan dengan tempo lagunya. Ada berbagai macam corak musik Dangdut, antara lain Dangdut Melayu, Dangdut Modern (Dangdut masa kini yang alat musiknya telah ditambah dengan alat musik modern); dan Dangdut Pesisir (Lagu dangdut tradisional Jawa, Sunda, dll). Pada tahun 70-an, dangdut lebih dikenal sebagai aliran musik orkes Melayu, yang kemudian pada awal tahun 80-an ia lebih dikenal dengan sebutan Dangdut.

Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, agama serta kepercayaan yang berbeda. Ada Batak, Karo, Minangkabau, Melayu di Sumatra dan sebagainya. Ada banyak agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha bahkan kini Kepercayaan Konghucu juga diakui. Namun sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih Islam sebagai agamanya.

Bangga Akan Warna – Warni Indonesia

Indonesia tercinta kita ini merupakan negara yang memiliki bermacam-macam hal mulai dari masyarakatnya yang memiliki berbagai latar belakang serta kebudayaan yang bermacam-macam pula. Keragaman ini menjadikan negara kita tercinta ini menjadi lebih indah. Masyarakat yang bermacam-macam latar belakang menjadikan Indonesia juga memiliki beragam masalah pula baik itu adanya pertentangan antar suku ataupun antar agama yang berbeda. Tetapi masalah-masalah itu sampai sekarang tidak menjadikan Indonesia menjadi terpecah-pecah walaupun ada beberapa daerah yang memisahkan diri dari wilayah Indonesaia. Tetapi dibalik semua itu persatuan Indonesia tetap utuh dan terus tercipta kebersamaan antar masyarakat. Continue reading

  • Calendar

    • October 2017
      M T W T F S S
      « Apr    
       1
      2345678
      9101112131415
      16171819202122
      23242526272829
      3031  
  • Search